Its all about Key Account Management
www.kurniawansantoso.com

Archive for the ‘Carrefour’ Category

cxcxcxc

Posisi Carrefour Indonesia Makin Kuat!

Wednesday, March 5th, 2008

Rabu, 13 Februari 2008 18:24 WIB - wartaekonomi.com

PT Carrefour Indonesia

Pangsa pasar Carrefour bakal meningkat pasca-akuisisi saham Alfa. Dikhawatirkan, aksi itu kian mengancam peritel lokal.

            Rencana akuisisi PT Alfa Retailindo Tbk. (ALFA) oleh PT Carrefour Indonesia nyaring bergema menjelang  tutup tahun 2007. Peritel multinasional asal Perancis ini berniat membeli 75% saham Alfa milik PT Sigmantara Alfindo dan Prime Horizon Pte. Ltd., pascapenandatanganan nota kesepahaman pada 17 Desember lalu.

            Sebelumnya, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. sempat ingin mengakuisisi 55% saham Alfa, tetapi batal. Setelah Ramayana batal mengakuisisi, tutur Djoko Susanto, komisaris utama PT Alfa Retailindo Tbk. yang juga dirut PT Sigmantara Alfindo, Carrefour datang. Djoko pun menyambut. “Terus terang, saya butuh uang untuk mengembangkan bisnis minimarket, dan Carrefour solusinya,” akunya sambil tertawa.

            Kinerja Alfa belakangan memang kurang sehat. Lima gerai hipermarketnya, yakni Alfa Gudang Rabat, terpaksa tutup lantaran kalah bersaing dengan Carrefour. Djoko berharap proses negosiasi dengan Carrefour rampung Januari ini.

            Beberapa pihak menilai langkah Carrefour mengkhawatirkan. Ketua umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), Thomas Darmawan, meminta pemerintah mempertegas aturan main industri ritel. “Harus ada aturan detail. Jangan sampai modal yang lemah kalah dengan modal raksasa,” tandas Thomas.

            Langkah Carrefour juga mendapat perhatian Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).  KPPU menilai jika pasca-akuisisi penguasaan pangsa pasar Carrefour menjadi lebih dari 50%, itu bisa menjadi indikasi awal adanya persaingan usaha tidak sehat. Carrefour kini memiliki 46 gerai yang tersebar di Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Bali, sementara Alfa 29 gerai, juga di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

            Namun, ketua umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Handaka Santosa, tidak melihat adanya ancaman itu. “Potensi persaingan tidak sehat di industri ritel, itu mustahil,” tukas Handaka. Pasalnya, dari sisi income, Carrefour jauh melampaui Alfa. Saat ini pendapatan Carrefour mencapai Rp7-9 triliun per tahun, sedangkan Alfa Supermarket hanya Rp2 triliun. Menurut Handaka, akuisisi itu tak lebih dari strategi bisnis. Dengan menguasai saham Alfa, Carrefour tak perlu repot-repot membuka gerai baru, tetapi cukup memanfaatkan jaringan milik Alfa. “Peta persaingan tak akan berubah, kecuali jika Carrefour membuka 20 gerai supermarket di Jakarta. Jadi, pengambilalihan ini akan memudahkan ekspansi Carrefour serta meningkatkan market share-nya,” jelas Handaka.

            Pihak Carrefour sendiri belum mau berkomentar. “Kami masih melakukan negosiasi, jadi belum bisa memberikan pernyataan apa-apa,” kata Irawan D. Kadarman, direktur PT Carrefour Indonesia. Menurut dia, negosiasi tak bisa cepat lantaran ada banyak persyaratan yang harus dibahas.

SATRIANI ARI WULAN