Its all about Key Account Management
www.kurniawansantoso.com

Your Ad Here

Archive for April, 2008

Pemasok Ritel Beri Rekomendasi Untuk Perpres Pasar Modern

Wednesday, April 16th, 2008

Gabungan sembilan asosiasi pemasok untuk pasar ritel menyampaikan rekomendasi untuk dimasukkan
dalam Perpres Pasar Modern. Rekomendasi tersebut diserahkan kepada Dirjen Perdagangan Dalam Negeri
Departemen Perdagangan Ardiansyah Parman untuk ditindaklanjuti.
Rekomendasi itu disampaikan oleh Ketua Umum AP3MI Susanto, dalam workshop tentang pasar modern,
di Graha Mustika ratu, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (19/4/2007).

(more…)

Pengusaha Ritel Diminta Segera Implementasikan Perpres 112 2007

Wednesday, April 16th, 2008

Kapanlagi.com - Pengusaha ritel diminta segera mengimplementasikan Peraturan Presiden (Perpres) 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, agar tercipta keseimbangan persaingan antara pasar modern dan tradisional.

“Masalah implementasi antara pembeli dan penjual, kita harapkan dalam kontrak-kontrak yang mereka (pengusaha ritel) siapkan sekarang sudah berpedoman dengan Perpres itu,” kata Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu, setelah menghadiri pembukaan Kongres IV Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), di Jakarta, Kamis malam (27/3).

(more…)

Hypermarket di Jatim Akan Dibatasi

Monday, April 7th, 2008

DPRD Jatim akan membatasi gerak Carrefour, Hypermarket dan Giant di Surabaya dan sekitarnya. Tahun 2008 Dewan akan membuat peraturan daerah yang mengatur pertumbuhan pasar modern ini.
Alasannya, dewan tidak ingin pasar moderen melibas pasar tradisional yang selama ini menjadi gantungan hidup pedagang.

(more…)

2007, Penjualan Hero Tumbuh 7%

Monday, April 7th, 2008

okezone.comĀ 

JAKARTA - Penjulaan PT Hero Supermarket Tbk (HERO) pada 2007 hanya naik tujuh persen menjadi Rp5,147 triliun dengan laba bersih mencapai Rp68,99 miliar.

Meningkatnya margin dan biaya bunga rendah menjadi pemicu pertumbuhan tersebut.

“Bisnis perseroan menunjukkan peningkatan yang memuaskan dalam penjualan dan laba,” kata Presiden Direktur Hero Supermarket Ipung Kurnia dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Rabu (28/2/2008).

Menurut dia, pertumbuhan tersebut didorong ekspansi perseroan dengan menambah gerai baru, memperkenalkan supermarket Giant dan merampingkan fungsi operasi dan pendukung (support).

Selain itu jelas dia, pertumbuhan perseroan juga dipicu promosi banner. Pihaknya telah melakukan rebranding atas 16 supermarket Hero menjadi supermarket Giant.

(more…)

Capex Rp200 M, Hero Dikonversikan Jadi Giant

Monday, April 7th, 2008

okezone.comĀ 

JAKARTA - PT Hero Supermareket Tbk mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) pada 2008, sebesar Rp200 miliar. Dana itu akan difokuskan pada ekspansi usaha.

Menurut Direktur Utama Hero Supermarket Ipung Kurnia, belanja modal itu akan digunakan untuk penambahan 20 gerai supermarket dan 10 gerai hypermarket baru.

Ipung juga mengatakan, perseroan juga akan melakukan konversi sebagain Hero Supermarket menjadi Giant. Langkah ini diambil karena keberadaan Hero, yang merupakan supermarket segmen menengah ke atas, tidak tepat.

“Kami akan tetap mempertahankan Hero, terutama untuk daerah basis konsumen menengah ke atas,” kata Ipung, saat paparan publik di Gedung Bursa Efek Jakarta, Jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Selasa (18/12/2007).

Tahun depan, lanjut Ipung, perseroan akan mengkonversi 20 gerai Hero menjadi Giant.

Per September 2007 perseroan memiliki 17 Giant hypermarket, 88 Hero Supermarket, 13 Giant Supermarket, 152 Guardian dan 85 mini market Starmart dan Mini Mitra.